Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memasukkan dua saham, TRUE milik PT Triniti Dinamik Tbk dan SWAT milik PT Sriwahana Adityakarta Tbk, ke dalam papan pemantauan khusus melalui pengumuman No. Peng-PK-00074/BEI.PLP/11-2026. Papan ini berisi daftar saham yang diawasi lebih ketat oleh Bursa karena kondisi keuangan atau kinerjanya dianggap berisiko tinggi bagi investor, dan biasanya diikuti dengan perubahan mekanisme perdagangan agar harganya tidak mudah bergerak liar. Perubahan status kedua saham ini berlaku efektif sejak 3 November 2026, dan keduanya tercatat sebagai 'Masuk' ke daftar, bukan keluar dari daftar tersebut.

TRUE, yang tercatat di papan pengembangan, masuk daftar karena memenuhi kriteria nomor 3 dalam aturan Bursa, yaitu tidak membukukan pendapatan atau tidak ada perubahan pendapatan pada laporan keuangan terakhir dibandingkan dengan laporan keuangan sebelumnya. Status saham dengan hak suara multipel milik TRUE tercatat 'Tidak', artinya perusahaan ini tidak menerapkan skema saham dengan hak suara berbeda.

SWAT, yang juga tercatat di papan pengembangan, masuk daftar karena memenuhi kriteria nomor 5, yaitu memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhirnya. Ekuitas negatif berarti total utang perusahaan sudah lebih besar daripada total hartanya. Bursa menyebut pengumuman lengkap soal daftar efek dalam pemantauan khusus ini dapat dilihat di situs resmi idx.co.id.