TRUE Telat Sampaikan Laporan Keuangan, Saham Disuspensi BEI
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) belum menyerahkan laporan keuangan tahunan 2025 yang semestinya rampung akhir Maret 2026, dan sahamnya kini disetop sementara dari perdagangan oleh BEI.
11 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Arahnya ke mana Cenderung negatif
Ini adalah pengumuman resmi soal telatnya penyerahan laporan tahunan ke OJK, laporan wajib yang membuka kondisi keuangan setahun terakhir perusahaan ke publik, dan akibatnya perdagangan sahamnya disetop sementara oleh bursa. Yang tersentuh bukan satu pos kinerja tertentu, melainkan keterbukaan informasi itu sendiri, karena publik belum tahu kondisi laba, aset, atau utang terbaru perseroan, sementara pemegang saham yang sudah telanjur punya saham ini juga tidak bisa menjualnya selama suspensi berlangsung. Secara fundamental laporan ini condong NEGATIF, sebab keterlambatannya sudah lebih dari empat bulan dari tenggat resmi, perdagangan sahamnya masih dihentikan, dan dokumen ini sendiri tidak memberi kepastian kapan laporan keuangan maupun status perdagangan akan kembali normal, meski perseroan mengklaim operasionalnya tetap berjalan normal.
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) melalui surat bernomor 119/TD/VIII/2026 tertanggal 11 Agustus 2026 mengumumkan keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Tahunan (LKT) Tahun Buku 2025 kepada Otoritas Jasa Keuangan. Berdasarkan Pasal 4 Peraturan OJK Nomor 14/POJK.04/2022, LKT tersebut semestinya sudah diserahkan paling lambat 31 Maret 2026, sehingga pada saat pengumuman ini terbit perseroan sudah telat lebih dari empat bulan dari tenggat.
Keterlambatan ini berkaitan langsung dengan penghentian sementara perdagangan saham TRUE oleh Bursa Efek Indonesia. Perseroan menyatakan sedang berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kantor Akuntan Publik, untuk menyelesaikan dan memfinalisasi laporan keuangan dimaksud, serta akan memenuhi persyaratan yang diperlukan agar penghentian sementara perdagangan tersebut dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Surat ini ditandatangani oleh Direktur Utama Yohanes Eddy Christianto, yang menyatakan keterlambatan tersebut tidak berdampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan dan bahwa kegiatan operasional tetap berjalan normal. Perseroan berjanji akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat perkembangan material, baik soal penyelesaian laporan keuangan maupun status penghentian sementara perdagangan sahamnya.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
TRUEsuspensi sahamlaporan keuangan tahunanOJK
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.