PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) menyampaikan surat tanggapan bernomor 043/GTR-DIR/IX/2026 tertanggal 9 September 2026 kepada Bursa Efek Indonesia, menjawab permintaan penjelasan yang diterima perseroan secara elektronik pada 7 September 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Budi Gunawan selaku Direktur Utama, sementara pengunggahan dokumen ke sistem pelaporan elektronik bursa tercatat atas nama Budi Gunawan yang berstatus Corporate Secretary perseroan.

Dalam jawabannya, manajemen TRUK menegaskan sejak laporan keuangan terakhir yang disampaikan ke bursa, tidak ada perolehan kontrak, sumber pendapatan baru, maupun transaksi material lain yang belum diungkapkan. Perseroan menyatakan tetap menjalankan usaha transportasi dan logistik dengan fokus pada pengembangan dan optimalisasi utilisasi armada, sementara rencana pengembangan bisnis baru untuk tahun 2026 disebut masih dalam tahap studi kelayakan dan evaluasi internal atas aspek teknis, komersial, operasional, dan keekonomian, tanpa kepastian jadwal atau nilai investasi. Manajemen juga menyebut tidak ada pergeseran pangsa pasar yang signifikan maupun perkara hukum material yang melibatkan perseroan, anak usaha, direksi, atau komisaris.

Poin paling relevan bagi investor ada pada bagian yang secara eksplisit menyinggung 'kenaikan harga saham' TRUK. Manajemen menyatakan, berdasarkan evaluasi dan pemantauan internal, tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material khusus yang belum disampaikan ke publik yang bisa dikaitkan langsung sebagai penyebab kenaikan tersebut. Perseroan juga mengklaim tidak ada informasi material di media massa yang belum dilaporkan ke bursa atau dilaporkan tidak lengkap, serta tidak ada fakta material lain yang mempengaruhi harga efek maupun keputusan investasi pemodal yang belum diungkapkan.