PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk mengumumkan jadwal pelaksanaan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I atau rights issue) menyusul persetujuan RUPS pada 19 Mei 2026 dan efektifnya pernyataan pendaftaran dari OJK pada 28 September 2026. Perseroan berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 15 miliar lembar dengan nilai nominal Rp10 per saham. Setiap pemegang 35 saham lama berhak mendapat 12 saham baru, dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham. Jika seluruh jatah rights issue terserap penuh, dana yang bisa terkumpul mencapai sekitar Rp3 triliun. Aksi korporasi ini tidak disertai penerbitan waran.

Jadwalnya cukup padat dalam waktu satu bulan. Tanggal cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 6 Oktober 2026, dengan tanggal ex sehari setelahnya. Pemegang saham yang berhak atas HMETD dicatat pada Daftar Pemegang Saham per 8 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB, dan hak tersebut didistribusikan pada 9 Oktober 2026 sebelum dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 12 Oktober 2026. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung dari 12 hingga 23 Oktober 2026. Pemesanan saham tambahan harus dibayar paling lambat 27 Oktober 2026, penjatahan dilakukan 28 Oktober 2026, pembeli siaga membayar bagiannya pada 29 Oktober 2026, dan kelebihan uang pesanan dikembalikan pada 30 Oktober 2026. Laporan hasil penjatahan ke bursa wajib disampaikan paling lambat 6 November 2026.

Dokumen ditandatangani secara elektronik oleh Indah Permatasari Saugi selaku Direktur sekaligus Corporate Secretary VKTR. Laporan ini melanjutkan kabar sebelumnya bahwa VKTR membukukan laba Rp10,6 miliar pada kuartal pertama 2026 dan tengah bersiap menggelar rights issue, kini dengan rincian angka dan jadwal resmi yang lebih lengkap.