PEFINDO menaikkan peringkat korporasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari "idSD" (Selective Default) menjadi "idB/CreditWatch dengan Implikasi Negatif", menyusul proses pemantauan khusus (special review) yang rampung dalam rapat komite pemeringkatan pada 9 September 2026. Sertifikat hasil pemeringkatan diterima Waskita pada 10 September 2026 dan dipublikasikan ke publik pada 11 September 2026.

Untuk instrumen utang yang dijamin pemerintah, Obligasi III Tahun 2021 Seri A senilai Rp722 miliar (jatuh tempo 24 September 2026) dan Seri B senilai Rp1.051 miliar (jatuh tempo 24 September 2028), serta Obligasi IV Tahun 2022 Seri A senilai Rp658 miliar dan Seri B senilai Rp1.469,3 miliar (jatuh tempo Mei 2027 dan 2029), mendapat peringkat tertinggi PEFINDO yaitu "idAAA(gg)" dengan total nilai gabungan Rp3.178,3 miliar untuk kelompok Seri B dan Obligasi IV. Sukuk Mudharabah I Tahun 2022 Seri A senilai Rp383 miliar dan Seri B senilai Rp765,1 miliar mendapat peringkat setara, "idAAA(sy)(gg)", dengan total Rp1.148,1 miliar. Peringkat AAA ini diberikan karena instrumen dijamin penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat ditarik kembali oleh pemerintah, berlaku untuk periode 9 September sampai 1 Oktober 2026, kecuali Obligasi III Seri A yang hanya berlaku sampai 24 September 2026 karena jatuh tempo pada tanggal itu.

Empat seri Obligasi Berkelanjutan yang tidak dijamin pemerintah, yaitu Tahap II Tahun 2018 Seri B (Rp2.276,5 miliar, jatuh tempo 16 Juni 2023), Tahap III Tahun 2018 Seri B (Rp941,75 miliar, jatuh tempo 28 September 2023), Tahap IV Tahun 2019 Seri B (Rp1.361,75 miliar, jatuh tempo 16 Mei 2024), dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020 (Rp135,5 miliar, jatuh tempo 6 Agustus 2023), tetap berada di peringkat "idB" dengan total nilai gabungan Rp4.715,5 miliar. Keempat obligasi ini sudah melewati tanggal jatuh temponya tanpa pelunasan penuh, sejalan dengan status gagal bayar yang masih melekat pada instrumen-instrumen tersebut.

Kenaikan peringkat korporasi dari "idSD" ini, menurut PEFINDO, tidak lepas dari keberhasilan Waskita memperoleh kuorum persetujuan pemegang Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2019 Seri B dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 3 September 2026. Agenda rapat itu mencakup penjelasan Waskita atas kelalaian membayar bunga ke-15 sampai ke-20 serta pokok obligasi seri tersebut, kelalaian menyampaikan laporan keuangan konsolidasi teraudit untuk tahun buku 2023, 2024, dan 2025, usulan restrukturisasi atas kedua kelalaian itu, dan penentuan sikap pemegang obligasi atas usulan tersebut.