9 Oktober 2026Cenderung negatif
Konversi utang menjadi saham ini condong negatif bagi pemegang saham publik VIVA, karena skala penerbitan saham barunya sangat besar, bisa mencapai 2,6 kali jumlah saham yang beredar saat ini, sehingga porsi kepemilikan dan hak suara pemegang saham lama…
7 Oktober 2026Netral
Laporan ini condong netral bagi Waskita Karya, sebab nilai utang yang direstrukturisasi, Rp31,14 miliar, tergolong kecil untuk skala grup konstruksi sebesar ini, dan beban bunga tahunan sebenarnya tetap 15 persen, cuma jadwal pembayarannya yang digeser. Pos…
6 Oktober 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi WIKA, karena di tengah rangkaian kabar gagal bayar sukuk yang baru diberitakan, target EBITDA yang disebut manajemen hanya Rp850 miliar, jauh di bawah total kewajiban berbunga sekitar Rp27 triliun di level induk dan Rp30…
5 Oktober 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi Krakatau Steel, karena transaksi mendatangkan dana tunai Rp130,74 miliar yang langsung dipakai mengurangi kewajiban dalam perjanjian kredit restrukturisasinya, tanpa menambah utang baru, menerbitkan saham baru, atau melepas…
2 Oktober 2026Netral
Laporan ini netral bagi Perseroan: utang obligasi dolar senilai hampir US$290 juta memang dihapuskan, tapi sebagai gantinya Perseroan melepas tanah di tiga lokasi strategisnya, jadi ini pertukaran beban utang dengan aset, bukan keuntungan bersih yang jelas.…
30 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif karena menunjukkan ADCP masih bergulat dengan tekanan likuiditas yang menjadi penyebab suspensi sahamnya, bukan tanda pemulihan yang tuntas. Penundaan pembayaran kupon atau bunga Obligasi II Seri B dari Mei 2026 sampai Februari…
29 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi PTPP, sebab pemegang obligasi dan sukuk lewat RUPO dan RUPSu pada 1-2 September 2026 belum memberi persetujuan atas usulan penyesuaian jadwal bayar bunga dan bagi hasil untuk enam instrumen senilai total sekitar Rp44,68 miliar yang…
28 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi TAMU karena tenggat pembayaran utang yang sebelumnya tinggal sekitar dua bulan lagi kini diundur lima tahun, menghilangkan tekanan pembayaran mendadak dalam waktu dekat. Yang tersentuh di sini adalah arus kas, yaitu selisih…
28 September 2026Cenderung negatif
Paparan ini condong negatif karena menegaskan bahwa kontrak baru WIKA anjlok 65,47 persen sejak 2018 dan manajemen secara terbuka mengaku perseroan butuh dukungan berbagai pihak untuk memenuhi kewajiban bayar utang, sejalan dengan status gagal bayar yang baru…
22 September 2026Cenderung negatif
Hasil RUPO ini negatif bagi Pos Indonesia, karena seluruh permintaan restrukturisasi untuk Obligasi I 2022, mulai dari penundaan bunga, penyesuaian suku bunga, perpanjangan tenor, sampai pembebasan syarat keuangan, ditolak pemegang obligasi. Penolakan ini…
21 September 2026Cenderung positif
Restrukturisasi ini condong positif bagi arus kas jangka pendek Waskita karena kupon yang harus dibayar turun hampir separuh dan kewajiban pokok tidak jatuh tempo sampai 2034, meski perlu diingat perubahan ini lahir dari kondisi lalai pembayaran atas obligasi…
21 September 2026Cenderung positif
Restrukturisasi ini condong positif bagi Waskita Karya karena langsung meringankan beban keuangan jangka pendek, bunga utang seri obligasi ini turun hampir separuh dari 9,75 persen menjadi 5 persen, dan kewajiban pokok yang sebenarnya sudah jatuh tempo sejak…
20 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi ADHI, karena penandatanganan MRA ini menjadi langkah konkret pertama menuju kepastian setelah rentetan kabar buruk sepekan terakhir, mulai dari pengakuan tekanan likuiditas hingga pemangkasan peringkat ke status gagal bayar…
18 September 2026Netral
Laporan ini condong netral bagi PTPP, sebab nilai gugatan PKPU sekitar Rp4,25 miliar tergolong kecil untuk perusahaan konstruksi BUMN sebesar ini, sehingga dampak finansialnya memang belum berarti seperti yang disampaikan manajemen. Yang tersentuh adalah pos…
17 September 2026Netral
Laporan ini sendiri netral karena isinya cuma jadwal acara, tidak memuat angka kinerja atau keputusan korporasi baru, tapi momennya penting untuk dipantau karena ini forum publik pertama WIKA sejak PEFINDO menurunkan peringkat empat obligasinya ke level gagal…
14 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi ADHI, karena manajemen sendiri mengakui tekanan likuiditas sampai menyulitkan pembayaran ke kontraktor dan vendor tepat waktu. Ekuitas, yaitu selisih aset dikurangi utang yang jadi bantalan kekayaan pemegang saham, tergerus…
11 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi PTPP, karena penandatanganan MRA menunjukkan kemajuan konkret dari sekadar negosiasi menuju pelaksanaan nyata restrukturisasi utang, setelah sebelumnya peringkat utang perusahaan dipangkas PEFINDO ke idB dengan status…
11 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif karena menunjukkan PT PP masih menanggung utang jumbo Rp18,2 triliun yang perlu direstrukturisasi ulang, dengan sebagian bunga malah ditunda pembayarannya sampai 2041 dan salah satu tahap pelunasan bergantung pada hasil penjualan…
10 September 2026Netral
Laporan ini netral bagi WSBP karena isinya memformalkan keputusan restrukturisasi utang yang sebenarnya sudah disetujui pemegang saham pada 2023 dan 2025, bukan kebijakan baru yang mengubah kondisi keuangan perusahaan saat ini. Yang tersentuh adalah ekuitas…
8 September 2026Cenderung negatif
Pemanggilan RUPSLB ini condong negatif bagi ADHI karena secara eksplisit menyebut agenda ini sebagai bagian dari penyehatan perseroan, istilah resmi dalam aturan BUMN untuk korporasi yang butuh langkah restrukturisasi, sinyal bahwa arus kas jangka pendek…
8 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi Pos Indonesia, karena permintaan standstill pembayaran utang, perpanjangan tenor hingga 2032, dan permohonan pengesampingan pelanggaran syarat keuangan menunjukkan perusahaan belum mampu memenuhi kewajiban utangnya sesuai jadwal…
3 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena mengonfirmasi kondisi keuangan MKNT yang benar-benar tertekan: modal kerja negatif Rp831,92 miliar, kewajiban sudah melebihi aset dengan rasio 101,11 persen, dan ekuitas negatif Rp9,14 miliar akibat…
1 September 2026Cenderung negatif
Pembatalan ini condong negatif bagi WIKA, karena yang dibatalkan justru forum yang mestinya memutuskan penundaan jatuh tempo pokok Sukuk Tahap II, sehingga menyisakan ketidakpastian soal bagaimana kewajiban itu akan diselesaikan, apalagi ekuitas perseroan…
1 September 2026Cenderung negatif
Pembatalan ini condong negatif bagi WIKA, karena forum yang seharusnya memutuskan nasib permintaan penundaan jatuh tempo pokok Sukuk Tahap I malah batal digelar dan tidak diberi jadwal pengganti, berbeda dari Sukuk Tahap II yang setidaknya sudah dijadwalkan…
31 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi JSKY karena mengonfirmasi kondisi keuangan perusahaan masih tertekan dan menurun, sehingga kewajiban utang hasil homologasi PKPU belum bisa dibayar dari kas internal dan baru terealisasi 13 persen menjelang tenggat 2030. Yang…
26 Agustus 2026Netral
Laporan ini netral bagi WSBP karena tambahan konversi utang yang diajukan, Rp6,1 miliar dari tiga kreditur dagang baru, hanya secuil dibanding skema konversi utang menjadi saham senilai Rp1,7 triliun yang sudah disetujui pemegang saham sejak 2023 dan 2025,…
26 Agustus 2026Netral
Laporan ini netral bagi WSBP karena isinya baru jadwal dan mekanisme RUPSLB, belum ada agenda atau angka keputusan yang bisa dinilai dampaknya terhadap keuangan perusahaan. Yang perlu diperhatikan, WSBP saat ini masih menjalani restrukturisasi utang lewat…
26 Agustus 2026Cenderung positif
Kabar ini condong positif bagi Modernland Realty karena mayoritas pemegang Notes sudah menyetujui rencana penataan ulang utang, langkah yang biasanya mengurangi risiko gagal bayar meski prosesnya belum final secara hukum. Notes di sini adalah surat utang…
26 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADHI karena penundaan kupon bukan penghapusan utang, melainkan penumpukan kewajiban ke satu tanggal yang sama. Yang tersentuh adalah arus kas perseroan, yaitu uang tunai yang harus tersedia untuk membayar kewajiban jatuh tempo. Pada 9…
24 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADHI, karena perusahaan tidak membayar bunga sesuai jadwal dan baru bisa memenuhinya setelah dinegosiasikan ulang dengan pemegang obligasi, sejalan dengan gagal bayar kupon dan penurunan peringkat yang sudah dilaporkan pekan ini. Yang…
24 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi PTPP, karena RUPSLB ini adalah puncak dari rentetan permintaan restrukturisasi utang yang diumumkan perseroan sendiri sejak 18 Agustus, mencakup obligasi, sukuk, dan kini pinjaman bank atau non-bank sekaligus lewat satu…
21 Agustus 2026Netral
Laporan ini netral bagi WSBP karena nilai aset yang dilelang, Rp478,6 juta, terlalu kecil untuk mengubah kondisi keuangan perusahaan yang tengah menjalani restrukturisasi utang dalam skala jauh lebih besar lewat Perjanjian Perdamaian. Yang tersentuh hanya…
21 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena jumlah saham baru yang akan diterbitkan hampir menyamai jumlah saham yang sudah beredar sekarang, sehingga porsi kepemilikan investor lama berisiko terpangkas hampir separuh begitu seluruh saham baru…
19 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi PTPP, sebab ini adalah panggilan restrukturisasi utang kelima yang diajukan sendiri oleh perseroan hanya dalam dua hari, kali ini untuk sukuk mudharabah tahap kedua dari tahun 2022, menandakan tekanan pembayaran yang menyebar ke…
18 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi PTPP, karena permintaan restrukturisasi kali ini datang dari perseroan sendiri untuk obligasi lain, di luar sukuk yang RUPO-nya juga baru diumumkan pada hari yang sama, menandakan tekanan pembayaran utang yang menjalar ke lebih dari…
18 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi PTPP, sebab permohonan restrukturisasi utang sukuk yang diajukan sendiri oleh perseroan biasanya menandakan kesulitan memenuhi jadwal pembayaran awal ke pemegang sukuk, bukan langkah dari posisi keuangan yang leluasa. Yang…
14 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi emiten, sebab kebutuhan menempuh scheme of arrangement, yaitu proses hukum formal untuk merundingkan ulang syarat utang dengan kreditor lewat pengadilan, umumnya muncul ketika perusahaan menghadapi tekanan dalam memenuhi…
11 Agustus 2026Cenderung negatif
Aksi ini pada intinya adalah restrukturisasi ringan atas utang obligasi ADCP, pemegang obligasi setuju melonggarkan syarat keuangan yang wajib dijaga perusahaan dan mengizinkan bunga tidak dibayar tepat waktu, dengan jadwal baru digabung ke pelunasan pokok…