WIKA Lagi Ajukan Penundaan Bayar Sukuk, RUPSU 9 September
WIKA memanggil RUPSU untuk sukuk Berkelanjutan II Tahap I, meminta penundaan bagi hasil periode ke-20 dan ke-21 sekaligus perubahan jatuh tempo pokok.
26 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk melalui wali amanatnya, PT Bank Mega Tbk, memanggil Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU) untuk pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021. Rapat dijadwalkan Rabu, 9 September 2026 pukul 14.00 WIB di WIKA Tower 2, Jalan D.I. Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur. RUPSU ini diselenggarakan atas permintaan WIKA sendiri selaku emiten, bukan atas inisiatif wali amanat atau pemegang sukuk.
Ada tiga agenda yang akan dimintakan persetujuan pemegang sukuk. Pertama, perubahan Pasal 5 ayat 5.3 Perjanjian Perwaliamanatan mengenai perubahan jatuh tempo pembayaran kembali dana pokok sukuk. Kedua dan ketiga, perubahan Pasal 5 ayat 5.5 mengenai penundaan dan/atau perubahan jadwal pembayaran pendapatan bagi hasil untuk dua periode sekaligus, yaitu periode ke-20 dan ke-21 dari sukuk yang diterbitkan berdasarkan Akta No. 7 tanggal 2 Juli 2021 di hadapan notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito.
Yang berhak memberikan suara adalah pemegang sukuk yang tercatat di Daftar Pemegang Rekening KSEI tiga hari kerja sebelum RUPSU. Rapat baru sah jika dihadiri pemegang sukuk yang mewakili minimal tiga perempat dari total nilai sukuk yang belum dilunasi, dan keputusan baru mengikat jika disetujui minimal tiga perempat dari sukuk yang hadir dalam rapat. Sukuk yang dimiliki WIKA sendiri atau afiliasinya tidak punya hak suara, kecuali afiliasi itu terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal pemerintah. Panggilan ini ditandatangani secara elektronik oleh Corporate Secretary WIKA, Mahendra Vijaya, pada 26 Agustus 2026.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal WIKA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.