WIKA Panggil RUPSU 15 September, Ajukan Penundaan Jatuh Tempo Sukuk
WIKA memanggil RUPSU pada 15 September 2026 untuk meminta persetujuan pemegang sukuk mengubah jadwal jatuh tempo pokok dan menunda pembayaran bagi hasil seri B dan C.
26 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk melalui corporate secretary Mahendra Vijaya mengumumkan panggilan Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020. Rapat dijadwalkan Selasa, 15 September 2026 pukul 09.00 WIB di WIKA Tower 2, Jalan D.I. Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur. Panggilan ini diterbitkan oleh PT Bank Mega Tbk selaku wali amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Akta No. 36 tanggal 22 September 2020, dan diadakan atas permintaan WIKA sendiri selaku emiten.
Ada tiga agenda yang diajukan. Pertama, perubahan Pasal 5 ayat 5.3 perjanjian perwaliamanatan mengenai perubahan jatuh tempo pembayaran kembali dana pokok sukuk. Kedua, perubahan Pasal 5 ayat 5.5 mengenai perubahan dan/atau penundaan jadwal pembayaran bagi hasil ke-22 Sukuk Seri B dan bagi hasil ke-23 Sukuk Seri C. Ketiga, perubahan pasal yang sama untuk penundaan pembayaran bagi hasil ke-23 Seri B dan bagi hasil ke-24 Seri C.
RUPSU dinyatakan sah apabila dihadiri pemegang sukuk yang mewakili minimal tiga perempat dari jumlah sukuk yang masih belum dilunasi, dan keputusan mengikat jika disetujui minimal tiga perempat dari sukuk yang hadir dalam rapat. Yang berhak hadir dan bersuara adalah pemegang sukuk yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Rekening KSEI tiga hari kerja sebelum RUPSU, sementara sukuk yang dimiliki WIKA sendiri atau afiliasinya tidak punya hak suara, kecuali afiliasi itu terbentuk karena kepemilikan pemerintah.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal WIKA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.