26 Agustus 2026Cenderung negatif
RUPSU ini negatif bagi WIKA, karena secara resmi mengonfirmasi bahwa perseroan belum mampu membayar bagi hasil sukuk seri A yang jatuh tempo pada periode ke-14, sejalan dengan pemangkasan peringkat menjadi gagal bayar oleh Pefindo pekan lalu. Yang tersentuh…
26 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi WIKA, karena panggilan RUPSU ini tidak cuma meminta penundaan bagi hasil, tapi juga mengajukan perubahan jatuh tempo pembayaran pokok sukuk, tanda tekanan arus kas yang lebih dalam dari sekadar telat bayar bunga. Pos yang tersentuh…
26 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi WIKA, karena untuk kesekian kalinya perseroan resmi meminta pemegang surat utangnya menunda pembayaran, kali ini untuk tranche Sukuk Tahap II sekaligus memohon pengampunan atas kewajiban bagi hasil ke-14 yang sudah telat dibayar. Yang…
26 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi WIKA, karena perseroan kembali meminta pemegang sukuknya menunda pembayaran, kali ini untuk dua periode bagi hasil sekaligus plus perubahan jatuh tempo pokok, pada seri Sukuk Berkelanjutan II Tahap I yang berbeda dari seri A dan Tahap…
25 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADHI karena upaya penyelesaian utang bunga obligasi lewat rapat pemegang obligasi pada 6 Agustus 2026 gagal mencapai kuorum, artinya perusahaan masih belum punya kepastian skema pembayaran meski sudah lewat tanggal jatuh tempo. Yang…
24 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADHI, karena perusahaan tidak membayar bunga sesuai jadwal dan baru bisa memenuhinya setelah dinegosiasikan ulang dengan pemegang obligasi, sejalan dengan gagal bayar kupon dan penurunan peringkat yang sudah dilaporkan pekan ini. Yang…
21 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi WIKA, karena peringkat idD dan idD(sy) dari lembaga pemeringkat independen secara resmi mengonfirmasi status gagal bayar atas obligasi dan sukuk senilai Rp2,47 triliun, bukan sekadar penundaan administratif. Pos yang tersentuh adalah…
21 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADHI karena perusahaan sendiri mengakui berpotensi tidak mampu membayar bunga obligasi yang jatuh tempo, sejalan dengan pemangkasan peringkat oleh PEFINDO ke idB dua hari sebelumnya. Yang tersentuh adalah likuiditas, yaitu…
19 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADHI. PEFINDO memangkas peringkat perusahaan dan tiga seri obligasinya dari idBB menjadi idB sekaligus mempertahankan status CreditWatch dengan implikasi negatif, dan lembaga pemeringkat itu sendiri secara eksplisit menyebut risiko…