WMUU Rugi Berkurang Jadi Rp17,08 Miliar usai Restrukturisasi PKPU
Liabilitas WMUU turun 20,24 persen jadi Rp1,24 triliun lewat restrukturisasi utang PKPU, sementara rugi bersih sembilan bulan menyusut ke Rp17,08 miliar dari Rp69,57 miliar sebelumnya.
30 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) menyampaikan laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026, disertai surat penjelasan tertanggal 30 Oktober 2026 yang ditandatangani Direktur Wahyu Andi Susilo. Surat itu wajib disampaikan ke Bursa Efek Indonesia karena ada perubahan lebih dari 20 persen pada pos liabilitas Perseroan, sesuai Peraturan BEI Nomor I-E.
Jumlah liabilitas WMUU per 30 September 2026 tercatat Rp1,24 triliun, turun Rp313,80 miliar atau 20,24 persen dibandingkan posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp1,55 triliun. Perseroan menjelaskan, penurunan ini berasal dari penerapan PSAK 109 atas restrukturisasi utang berdasarkan putusan homologasi PKPU, yang memperpanjang jangka waktu pinjaman dan menurunkan suku bunga. Nilai wajar utang bank disesuaikan pasca-restrukturisasi, dan selisihnya akan diamortisasi secara bertahap sampai nilai tercatat utang mencapai nilai jatuh temponya sesuai putusan pengadilan. Perseroan mencatat rasio lancar sebesar 1,1 kali pada kuartal III 2026.
Dari sisi kinerja, rugi bersih periode berjalan tercatat Rp17,08 miliar untuk sembilan bulan 2026, menyusut dari rugi Rp69,57 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Penjualan naik menjadi Rp823,22 miliar dari Rp505,70 miliar, dan laba kotor berbalik positif menjadi Rp8,72 miliar setelah sebelumnya rugi kotor Rp23,38 miliar. Rugi per saham dasar mengecil dari Rp5,36 menjadi Rp1,24. Di sisi lain, jumlah aset turun menjadi Rp2,00 triliun dari Rp2,33 triliun, terutama karena aset tetap bersih menyusut dari Rp2,12 triliun menjadi Rp1,79 triliun dan piutang usaha pihak ketiga turun dari Rp46,18 miliar menjadi Rp20,86 miliar. Ekuitas ikut turun dari Rp777,90 miliar menjadi Rp760,95 miliar, sementara posisi kas akhir periode hanya Rp1,76 miliar.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal WMUU? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.