6 Oktober 2026Netral
Penilaian redaksi: laporan ini netral bagi emiten karena isinya sekadar mengulang jadwal yang sudah diumumkan sebelumnya, bukan informasi baru soal kondisi keuangan BAJA. Yang tersentuh adalah jumlah saham beredar, sebab HMETD adalah hak untuk membeli saham…
5 Oktober 2026Netral
Laporan ini netral bagi fundamental BAJA, karena yang dicatat baru porsi kecil dari potensi total penambahan saham, sementara hasil akhir rights issue belum bisa dinilai sampai periode pelaksanaannya tuntas. Pos yang tersentuh adalah jumlah saham beredar dan…
18 September 2026Netral
Laporan ini kami nilai netral bagi BAJA, karena aksi ini memang menambah modal segar bagi perseroan tetapi sekaligus mendilusi kepemilikan pemegang saham yang tidak ikut serta, sementara penggunaan dana yang lebih rinci belum diungkap dalam keterbukaan ini.…
15 September 2026
Yang berubah bukan aturan baru, melainkan proses hukum yang baru dibuka: KADI resmi menyelidiki apakah baja lapis seng dari Tiongkok dijual ke Indonesia dengan harga di bawah harga wajar sehingga merugikan pabrik lokal. Data awal yang dipakai KADI menunjukkan…
14 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi BAJA, karena komisaris yang berstatus pengendali menambah kepemilikannya secara bertahap sepanjang April 2026 alih-alih melepasnya, dan penambahan 11,18 juta saham itu setara 3,78 persen dari kepemilikannya sendiri sehingga…
9 September 2026Netral
Laporan ini condong netral bagi BAJA, karena isinya murni klarifikasi hukum tanpa angka finansial baru atau perubahan struktur kepemilikan, dan perseroan menegaskan dirinya bukan pihak dalam sengketa yang disebut media. Yang tersentuh di sini adalah rencana…
20 Agustus 2026Netral
Saya menilai laporan ini netral, bukan murni positif: lonjakan penjualan dan kembalinya laba bersih memang nyata, tapi risiko utang jangka pendek yang jauh lebih besar dari modal sendiri perusahaan belum tertutup oleh perbaikan itu. Ekuitas, yaitu selisih…
18 Agustus 2026Cenderung negatif
Masuknya BAJA ke daftar pemantauan khusus ini condong negatif bagi emiten, karena status tersebut merupakan penanda resmi dari bursa bahwa saham ini pernah bermasalah dalam pola perdagangannya, dalam hal ini sempat dihentikan sementara perdagangannya lebih…