29 Oktober 2026Netral
Laporan ini netral bagi KDSI: perusahaan memperbesar utang dan utang usaha untuk membiayai pembelian bahan baku dan produksi, tapi kas yang dipegang juga melonjak signifikan sehingga belum terlihat tanda tekanan likuiditas. Yang tersentuh di sini adalah pos…
27 Oktober 2026Netral
Laporan ini cenderung netral bagi MAHA. Laba bersih yang melonjak lebih dari dua kali lipat terlihat menarik di permukaan, tapi pendorong utamanya adalah kerugian investasi saham yang menyusut tajam dibanding tahun lalu, bukan perbaikan bisnis inti, karena…
26 Oktober 2026Netral
Laporan ini condong netral bagi MAPI: kenaikan liabilitas 23,8% memang besar, tetapi dananya dipakai untuk membeli bisnis ritel yang sudah berjalan, yakni Sports Direct Malaysia, dan diimbangi pertumbuhan ekuitas yang sepadan, sehingga belum bisa dibaca…
22 Oktober 2026Netral
Laporan ini condong netral bagi FORE: kenaikan liabilitas 25,7 persen memang besar, tapi sumber utamanya adalah liabilitas sewa gerai baru yang menyertai ekspansi usaha, bukan utang berbunga yang membengkak tanpa alasan jelas. Yang perlu diperhatikan pelaku…
25 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi MDKA karena pendapatan naik dari US$854,6 juta menjadi US$1,4 miliar dan laba bersih melonjak dari US$8,3 juta menjadi US$214,8 juta, sementara kenaikan utang 21,1 persen yang menyertainya dijelaskan perseroan sebagai dana…
1 September 2026Netral
Laporan ini netral bagi PSAB: pelunasan utang jangka panjang yang memangkas liabilitas hingga 45 persen memang memperkuat neraca, tapi lonjakan laba yang dilaporkan sebagian besar berasal dari keuntungan satu kali pelepasan anak usaha senilai US$298,6 juta,…
29 Agustus 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi CRAB, sebab penurunan liabilitas jauh lebih besar dari penurunan aset sehingga ekuitas perusahaan naik sekitar Rp19,4 miliar, atau sekitar 8,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Yang tersentuh di sini adalah struktur…
21 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini cenderung negatif bagi ASPR, karena hampir seperlima kenaikan liabilitasnya berasal dari penarikan pinjaman bank jangka pendek dan penambahan utang ke pemasok, bukan dari pendanaan yang lebih murah dan berjangka panjang. Yang tersentuh adalah pos…