Sinyal per EmitenADCP
PT Adhi Commuter Properti Tbk
6 laporan keterbukaan · terakhir 14 September 2026
Riwayat penilaian: 1 positif 5 negatif
14 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADCP karena PEFINDO mempertahankan status pengawasan ketat dengan kecenderungan turun, menilai ada probabilitas tinggi perusahaan gagal membayar kupon Sukuk Ijarah yang jatuh tempo 26 Oktober 2026, sejalan dengan gagal bayar bunga…
14 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADCP karena permohonan PKPU dari kreditur biasanya muncul setelah upaya penagihan di luar pengadilan menemui jalan buntu, dan ini terjadi hanya sepekan setelah perusahaan menunda pembayaran bunga obligasi serta bersamaan dengan…
7 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADCP karena perusahaan benar-benar gagal membayar bunga obligasi tepat waktu, bukan sekadar keterlambatan administratif, dan nilainya cukup besar yaitu Rp10,29 miliar. Yang tersentuh adalah arus kas perusahaan, yakni uang tunai yang…
2 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi ADCP karena Pengadilan Niaga menolak permohonan PKPU yang diajukan PT Burda Contraco, sehingga perusahaan terhindar dari proses penundaan pembayaran utang yang berisiko berujung pailit jika gagal mencapai kesepakatan damai…
14 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi ADCP: Perseroan sendiri mengonfirmasi terjadinya event of default, yakni kegagalan bayar kupon obligasi yang membuat penjamin CGIF harus menombok pembayaran, dan sekarang ADCP berutang balik ke CGIF senilai Rp12,36 miliar plus…
11 Agustus 2026Cenderung negatif
Aksi ini pada intinya adalah restrukturisasi ringan atas utang obligasi ADCP, pemegang obligasi setuju melonggarkan syarat keuangan yang wajib dijaga perusahaan dan mengizinkan bunga tidak dibayar tepat waktu, dengan jadwal baru digabung ke pelunasan pokok…
Penilaian arah di halaman ini menyangkut fundamental dan isi dokumen resminya, bukan anjuran membeli atau menjual saham. Tiap artikel menautkan dokumen aslinya.
Cara kerja redaksi The Signal →