28 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi Pos Indonesia, karena menegaskan bahwa perusahaan benar-benar telah gagal membayar kewajiban utangnya, bukan sekadar berisiko gagal bayar. Yang tersentuh adalah arus kas dan beban bunga, sebab status gagal bayar membuat biaya pinjaman…
28 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi Pos Indonesia karena mengonfirmasi bahwa perusahaan benar benar tidak membayar bunga obligasi senilai Rp11,75 miliar pada tanggal jatuh temponya, persis seperti yang dikhawatirkan setelah pemegang obligasi menolak restrukturisasi pada…
22 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi Pos Indonesia, karena seluruh proposal restrukturisasi utang sukuk yang mereka ajukan, termasuk permintaan penundaan pembayaran yang paling mendesak, ditolak pemegang sukuk dan tidak mencapai kuorum keputusan. Yang tersentuh langsung…
22 September 2026Cenderung negatif
Hasil RUPO ini negatif bagi Pos Indonesia, karena seluruh permintaan restrukturisasi untuk Obligasi I 2022, mulai dari penundaan bunga, penyesuaian suku bunga, perpanjangan tenor, sampai pembebasan syarat keuangan, ditolak pemegang obligasi. Penolakan ini…
16 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini jelas negatif bagi Pos Indonesia, karena penurunan peringkat menjadi C(idn) dipicu oleh kegagalan nyata membayar kewajiban ijarah, bukan sekadar proyeksi risiko, dan menegaskan tekanan likuiditas yang sudah disinggung dalam laporan sebelumnya soal…
9 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi Pos Indonesia, karena ini penundaan kedua atas kewajiban bagi hasil sukuk yang menunjukkan tekanan likuiditas belum teratasi, sementara target pembayaran Januari 2027 yang disebut perseroan disusun atas asumsi persetujuan RUPSI yang…
8 September 2026Cenderung negatif
Hasil RUPSI ini negatif bagi Pos Indonesia, karena pemegang sukuk menolak baik rencana restrukturisasi utang maupun permintaan keringanan atas pelanggaran syarat keuangan pinjaman untuk periode 2025 dan 2026. Yang tersentuh adalah arus kas dan beban bunga…
8 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi Pos Indonesia, karena permintaan standstill pembayaran utang, perpanjangan tenor hingga 2032, dan permohonan pengesampingan pelanggaran syarat keuangan menunjukkan perusahaan belum mampu memenuhi kewajiban utangnya sesuai jadwal…
20 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif karena permintaan waiver atas kovenan keuangan biasanya muncul ketika rasio keuangan emiten berisiko melanggar syarat yang sudah disepakati dengan pemegang sukuk, dan permohonan restrukturisasi menunjukkan Pos Indonesia sedang…