Sektor Tambang Pulih, Dibiayai Ekspansi Utang
Kinerja emiten tambang menunjukkan pemulihan pada semester I dan awal semester II 2026. Laba bersih Merdeka Copper Gold melonjak 26 kali menjadi US$214,8 juta, sementara laba bersih Merdeka Battery Materials naik ke US$149,4 juta dengan pendapatan tembus US$1,05 miliar. Bayan Resources melaporkan tiga anak usahanya kembali beroperasi normal setelah RKAB disetujui pemerintah pada 23 September, mengakhiri periode force majeure. Pemulihan operasional ini turut tecermin pada penerimaan pajak Kalimantan Selatan yang tumbuh 29,72 persen menjadi Rp8,57 triliun, dengan sektor tambang menyumbang hampir seperempat dari total dan PPN dalam negeri melonjak 246,41 persen. Di balik laba yang membaik, liabilitas MDKA dan MBMA juga naik masing-masing 21,1 persen dan 27,9 persen untuk membiayai ekspansi, sehingga arahnya cukup jelas menuju fase ekspansi dibiayai utang setelah gangguan izin produksi awal tahun teratasi. Yang akan menegaskan arah ini adalah laporan keuangan kuartal III 2026, apakah kenaikan pendapatan tetap mengungguli beban bunga dari utang baru.