Gelombang Koreksi Laporan Dana Publik Emiten Melebar
Delapan emiten, PGEO, ANTM, COIN, BUMI, TLDN, CRAB, NTBK, dan KOCI, mengoreksi atau memperbarui laporan realisasi dana publik mereka hari ini, melanjutkan pola yang sama dengan kemarin. PGEO baru merealisasikan 67,6 persen dari Rp8,77 triliun dana IPO untuk belanja modal, COIN baru mencairkan sekitar 24 persen dari Rp207,06 miliar dana bersihnya dengan sisa Rp157 miliar mengendap di deposito, dan BUMI masih menyisakan Rp905,88 miliar dari Rp3,95 triliun dana obligasi yang belum terpakai sambil menanti akuisisi Laman Mining. ANTM pun mengoreksi laporan dana rights issue 2015 meski realisasinya sudah mencapai 95,8 persen. Pola ini konsisten: otoritas bursa makin rutin meminta emiten merapikan jejak penggunaan dana publik, bukan kejadian satu dua perusahaan saja. Yang akan menguatkan atau mematahkan arah ini adalah apakah BEI mengeluarkan aturan tertulis baru soal format pelaporan dana publik, atau pola koreksi ini berhenti dengan sendirinya pekan depan.