Tekanan Kredit BUMN Karya Berlanjut
Tekanan kredit yang muncul pada WIKA pekan lalu tampak berlanjut sebagai pola di sektor BUMN karya, kali ini menyentuh Waskita Karya dan PTPP. PEFINDO menurunkan peringkat korporasi Waskita Karya dari idB ke idCCC dengan status pengawasan negatif menyusul gagal bayar obligasi, sementara PTPP masih belum mendapat restu pemegang obligasi untuk menunda bunga enam instrumen senilai Rp44,68 miliar yang jatuh tempo awal Oktober. Di kelompok emiten lebih kecil, ekuitas Terregra Asia Energy anjlok 83 persen menjadi Rp51,4 miliar setelah rugi Rp259,5 miliar, dan ekuitas KB Finansia Multi Finance susut 85 persen menjadi Rp18,8 miliar, menunjukkan bantalan modal yang menipis di berbagai lapisan pasar. Arahnya sudah cukup jelas ke pelemahan kualitas kredit korporasi, terutama di sektor konstruksi BUMN. Yang akan menegaskan atau membalikkan arah ini adalah apakah PTPP mendapat restu pemegang obligasi sebelum jatuh tempo pertama pada 2 Oktober.