Defisit migas melebar, pemerintah genjot cadangan energi
Surplus dagang September menyusut dari US$3,55 miliar menjadi US$3,36 miliar, dipicu defisit migas yang melebar ke US$2,31 miliar meski ekspor dan impor nonmigas masih tumbuh dua digit. Di hari yang sama, pemerintah mengumumkan rencana membangun storage minyak impor di Sumatra untuk cadangan 60 hari, serta meminta ESDM dan Kementan menyiapkan peta jalan transisi bahan bakar dari E20 ke E50 sambil mempertahankan B50. Arahnya sudah jelas ke satu sisi, pemerintah memperkuat lapis pertahanan energi domestik sebagai respons atas tekanan impor migas, bukan menunggu neraca dagang membaik sendiri. Yang akan menguatkan atau mematahkan arah ini adalah realisasi peninjauan lokasi storage yang dijadwalkan akhir tahun ini, serta data neraca dagang Oktober dari BPS yang biasanya terbit awal bulan berikutnya.