Tekanan Pasar Berlanjut Jelang Keputusan RDG BI
Rupiah melemah 32 poin ke Rp17.879 per dolar AS dan IHSG turun 1,69 persen ke 6.277,04, dengan sektor energi dan perbankan jadi beban utama dalam pelemahan yang terus membesar sepanjang sesi perdagangan. Tekanan ini melanjutkan pola sehari sebelumnya, di tengah pelebaran selisih suku bunga setelah The Fed, bank sentral Jepang, dan bank sentral Eropa sama-sama menaikkan bunga 25 basis poin, sementara Bank Indonesia diperkirakan menahan bunganya. Gejolak juga merembet ke saham individu, setidaknya empat emiten yaitu AYLS, BJBR, AGII, dan PNLF harus menjawab permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia atas volatilitas transaksi sahamnya dalam waktu berdekatan. Arahnya sudah jelas mengarah ke tekanan yang belum mereda, dan penentu terdekatnya adalah hasil Rapat Dewan Gubernur BI yang akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.