Tekanan Utang BUMN Karya Melebar ke Emiten Besar
PTPP resmi disuspensi BEI sejak 13 Oktober 2026 setelah gagal membayar kupon obligasi dan bagi hasil sukuk yang jatuh tempo sehari sebelumnya, menyusul pemangkasan peringkat Pefindo ke idCCC. Pada hari yang sama, WIKA memanggil rapat pemegang sukuk 28 Oktober untuk meminta penundaan pembayaran bagi hasil, sementara ekuitas Waskita Karya ambruk 71,7 persen jadi Rp1,04 triliun dalam sembilan bulan meski pendapatannya naik 53,7 persen jadi Rp8,13 triliun. BEI juga menjatuhkan sanksi ke 70 emiten, termasuk SRIL dan PGAS, karena telat menyerahkan laporan keuangan. Pola ini melanjutkan dan memperbesar tekanan kas dan tata kelola emiten kecil yang sudah terlihat kemarin, kini merambat ke tiga perusahaan konstruksi pelat merah sekaligus. Yang akan menegaskan atau meredakan arah ini adalah hasil RUPSU WIKA 28 Oktober dan PTPP 10 November soal persetujuan pemegang sukuk, serta apakah suspensi PTPP bisa dicabut.